Bayangan Masyarakat yang Keliru - KEMBALIKAN
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bayangan Masyarakat yang Keliru

Bismillah, mungkin dengan kalimat itu saya mulai saja tulisan yang agak serius ini. Saya
Fahrian, saya mahasiswa Filsafat, dan saya mengalami keresahan. Dan keresahan itu lah yang melatar-belakangi saya menulis ini.


bayangan masyarakat yang keliru

Melihat peristiwa-peristiwa yang sering terjadi di masyarakat, yang dimana selalu 
membeda-bedakan antara pemerintah dan rakyat. Itu sangatlah mengganggu saya, karena masyarakat seakan-akan menganggap bahwa pemerintah itu sesuatu hal yang lebih tinggi derajatnya dari manusia-manusia lainnya (rakyat). 

Bayangan masyarakat tentang pemerintah seakan-akan sebagai sekumpulan orang yang lebih bertahta, berkasta, dan seakan-akan pemerintah itu adalah para anggota kerajaan. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa hal itu dilatar-belakangi oleh sejarah Indonesia yang dulunya banyak kerajaan-kerajaan. 

Ditambah lagi karena kedatangannya paham barat Komunis yang menambah gambaran tentang pemisahan antara borjuis dan proletar yang memberikan semangat untuk menjatuhkan siapapun yang ia anggap sebagai orang yang sedang berada di atas dan bukan hanya itu, dengan adanya bayangan pemisahan tersebut muncul juga orang orang yang ingin mencapai tempat tinggi itu dengan cara yang licik. 

Seorang Marxis itu selalu menghayalkan adanya borjuis di tempat mana pun ia berada, meski kenyataannya tempat itu aman-aman saja. Kita semua tau bahwa negara ini adalah negara yang demokratis. 

Yang artinya bahwa kita semua sama, tak ada kasta dan kelas sama sekali. Cuman, karena anggapan kita selalu pemerintah itu lebih tinggi dari kita karena memang bayangan kita sendirilah yang membuat itu. Dan tidak bisa dipungkiri, bayangan itu seakan-akan bukanlah sesuatu bayangan. 

Karena, pemerintah diberi gaji yang memang membuat mata melotot dan tugas yang memang berat. Dan mengapa pula tugas pemerintah itu dibilang berat? Sebab, tanggung jawabnya yang besar. Kita patut menghormati pemerintah karena tanggung jawabnya tersebut. 

Jikalau ada pemerintah yang kalian lihat tak bertanggung jawab, tidak harus kita hormati dan tidak harus pula kita benci. Baraya harus sadar, bahwa pemerintah itu sebenarnya adalah pelayan yang siap pasang badan dan pikiran untuk kita semua. 

Mereka tak seharusnya kita sanjung-sanjung, cukup hormati dan hargai. Dan menghormati serta menghargai adalah etika bangsa Indonesia dari dulu. 

Jadi, jangan pernah membayangkan bahwa masyarakat dan pemerintah itu punya tingkatan
kelas yang berbeda. Tetapi sama. Secara posisi pemerintah sebenarnya dibawah rakyat,
karena mereka pelayan yang melayani. Namun, secara peran mereka lebih tinggi dari rakyat, sebab mereka menanggung beban tanggung jawab yang berat.

Segitu saja mungkin saya sampaikan tulisan yang agak serius ini. Terimakasih. Salam

Penulis
Fahrian Abdul Haqi 

Posting Komentar untuk "Bayangan Masyarakat yang Keliru"