Puisi: Surat Cinta - KEMBALIKAN

Puisi: Surat Cinta


SURAT CINTA
Oleh Agista Rahma Ditha

Kuputuskan menulis surat untukmu.
Aku paham betul surat ini tak lagi berguna bagimu.
Bahkan penting pun tidak sama sekali.
Tapi aku akan kekeuh menulis.
Mengutarakan Rindu yang semakin menggerutu.
Menjelma menjadi haluan tanpa arah,
Aku, hilang kendali.
Ingin sekali meremuk kepiluan dalam benak ini.
Memelukmu dan tenang dalam dekap.
Semesta yang akan menjadi saksi bisu.
Aku termangu.
Diam dalam lamunan.
Kau abadi dalam jiwaku.

Belum ada Komentar untuk "Puisi: Surat Cinta"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel