Puisi: Obsesi - KEMBALIKAN

Puisi: Obsesi

puisi tentang obsesi

OBSESI
Oleh Agista Rahma Ditha

Obsesi.
Mungkin benar Aku terobsesi oleh kematianku sendiri
Terhakimi oleh aniaya yang dibuat sendiri.
Tercekik oleh tangan kanan sendiri.
Terpelintir oleh omongan kosong sendiri.
Sirna dan padam.
Gelap seluruh semesta didalam dimensi kepalaku.
Aku kesakitan dengan obsesi yang jelas nyata adanya
Drama dan gemulai gemulat nada semua aku perankan.
Bermain disirkus panggung duniaku sendiri.
Berasa ambigu dengan manusia lainnya.
Semua ku sebut dengan obsesi pada harap
yang telah berakhir.

Belum ada Komentar untuk "Puisi: Obsesi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel