Puisi: Hilang - KEMBALIKAN
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi: Hilang

puisi tentang kehilangan

HILANG
Oleh Agista Rahma Ditha

Hilang dari raga dan hilang dari jiwa.
Setelah sekian lama aku menyulam luka didalam ikatan ini.
Lagi dan lagi kau tetap tabah menerima.
Setahun,
Dua tahun,
Bahkan hingga tiga tahun 
Kau kunyah luka didalam ulu hatimu itu.

Terlalu sering aku bermain api, dan terlalu sering juga 
Kau pura-pura bisu didepanku.
Sekilas seperti tak ada apa-apa.
Hingga hari dimana aku mulai muak 
Dengan semua permainanku sendiri.
Hingga ku merasa hampa.
Dan dimasa ku ingin pulang,
Kau telah menutup rapat pintunya.
Menggantikan Aku dimatamu,
Aku telah lenyap diingatanmu.

Posting Komentar untuk "Puisi: Hilang"