8 Jenis Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) Menurut Howard Gardner - KEMBALIKAN

8 Jenis Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) Menurut Howard Gardner

Howard Gardner, seorang psikolog terkemuka dari Harvard University. Ia yang mengemukakan bahwa sebenarnya manusia memiliki beberapa jenis kecerdasan. Howard menyebutnya sebagai kecerdasan majemuk atau multiple intelligence.

Awal mulanya Howard menemukan tujuh kecerdasan, namun dalam perkembangan selanjutnya, ia berhasil menemukan satu kecerdasan lagi sehingga sampai hari ini diperkirakan setiap manusia memiliki delapan jenis kecerdasan.

Setiap manusia memiliki semua jenis kecerdasan itu, namun hanya ada beberapa yang dominan atau menonjol dalam diri seseorang.
kecerdasan majemuk howard gardner
Pict By www.haikudeck.com
Kita sering kali menganggap bahwa orang yang memiliki kecerdasan matematis (logic-smart) sebagai orang yang pintar. Namun, mereka yang dulunya terkenal nakal dan bandel di kelas, justru pada saat bekerja bisa sukses dan menjadi pemimpin atas orang-orang yang dikenal rajin dan pandai di kelas. Mengapa bisa demikian?

Mereka yang nakal dan bandel itu bukanlah bodoh, tetapi mereka memang tidak menonjol dalam kecerdasan matematis dan mungkin menonjol dalam jenis kecerdasan yang lain. Kita perlu mengetahui kecerdasan dominan kita, sehingga kita dapat lebih mengembangkannya.

Berikut delapan jenis Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) menurut Howard Gardner.

1. Kecerdasan Verbal/Linguistik 

Kecerdasan verbal yaitu kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Kecerdasan ini mencakup kepekaan terhadap arti kata, urutan kata, suara, ritme dan intonasi dari kata yang diucapkan.

Temasuk kemampuan untuk mengerti kekuatan kata dalam mengubah kondisi pikiran dan menyampaikan informasi. Ciri-cirinya yaitu individu menyukai hal-hal berikut ini:
  • Berkomunikasi lisan & tulis
  • Mengarang cerita
  • Diskusi & mengikuti debat suatu masalah
  • Belajar bahasa asing
  • Bermain “game” bahasa
  • Membaca dengan pemahaman tinggi
  • Mudah mengingat kutipan, ucapan ahli, pakar, ayat
  • Tidak mudah salah tulis atau salah eja
  • Pandai membuat lelucon
  • Pandai membuat puisi
  • Tepat dalam tata bahasa
  • Kaya kosa kata
Kecerdasan verbal lazim dijumpai pada seorang novelis, penyair, penulis iklan, penulis naskah, orator, pemimpin politik, editor, jurnalis, dan penulis pidato. 

Tokoh-tokoh terkenal yang memiliki kecerdasan verbal diantaranya William Shakespeare, Martin Luther King Jr, Soekarno, Putu Wijaya, Taufiq Ismail, Hilman “Lupus” Hariwijaya.

Cara mudah dalam belajarnya yaitu bercerita, permainan ingatan nama atau tempat, permainan kosa kata, menggunakan tulisan jurnal, wawancara, mengerjakan teka-teki, permainan mengeja, membuat atau mengedit majalah kelas, debat dan diskusi. 

2. Kecerdasan Matematis-Logis

Kecerdasan matematis-logis adalah kecerdasan yang melibatkan keterampilan mengolah angka dengan baik dan atau kemahiran menggunakan penalaran atau logika dengan benar.

Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada hubungan logis, hubungan sebab akibat, dan logika-logika lainnya. Proses yang digunakan dalam kecerdasan matematis-logis ini antara lain klasifikasi (penggolongan/pengelompokan), pengambilan kesimpulan dan perhitungan. 

Ciri-cirinya dapat dilihat pada individu yang menyukai hal-hal di bawah ini.
  • Menulis secara jelas
  • Menghitung, menganalisis hitungan
  • Menemukan fungsi-fungsi dan hubungan
  • Memperkirakan
  • Memprediksi
  • Bereksperimen
  • Mencari jalan keluar yang logis
  • menemukan adanya pola
  • Induksi dan deduksi
  • Mengorganisasikan/membuat garis besar
  • Membuat langkah-langkah
  • Bermain permainan yang perlu strategi
  • Berpikir abstrak dan menggunakan simbol abstrak
  • Menggunakan algoritme
Kecerdasan matematis-logis lazim dijumpai pada ahli matematika, ilmuwan, sarjana, penyelidik polisi, pengacara, dan akuntan

Tokoh-tokoh terkenal yang memiliki kecerdasan matematis-logis diantaranya: Madame Currie, Blaise Pascal, B.J. Habibie.

Cara Mudah Dalam Belajar:
  • Rangsang dengan kegiatan pemecahan masalah
  • Permainan berhitung/computer
  • Analisa dan tafsirkan data
  • Gunakan logika
  • Beri eksperimen praktis
  • Gunakan prediksi
  • Padukan organisasi, matematika dan pelajaran lain
  • Memiliki tempat untuk menghimpun semua hal
  • Biarkan segala sesuatu diselesaikan secara bertahap
  • Biarkan segala sesuatu diselesaikan secara bertahap
  • Gunakan berpikir deduktif
  • Gunakan computer

3. Kecerdasan Spasial

Kecerdasan Spasial melibatkan kemampuan seseorang untuk memvisualisasikan gambar di dalam kepala (dibayangkan) atau menciptakannya dalam bentuk dua atau tiga dimensi. 

Ciri-cirinya dapat dilihat pada individu yang menyukai hal-hal di bawah ini:
  • Dekorasi
  • Apresiasi seni, desain, denah
  • Membuat dan membaca chart, peta
  • Koordinasi warna
  • Membuat bentuk, patung dan desain tiga dimensi lainnya
  • Menciptakan dan interpretasi grafik
  • Desain interior
  • Dapat membayangkan secara detil benda
  • Pandai navigasi, arah
  • Melukis, membuat sketsa
  • Bermain game ruang
  • Berpikir dalam image atau bentuk
  • Memindahkan bentuk dalam angan-angan
Kecerdasan sapsial lazim dijumpai pada arsitek, pelukis, pemahat, navigator, pemain catur, ahli fisika, dan ahli strategi perang. Tokoh yang terkenal diantaranya Picasso, Walt Disney, Garin Nugroho.

Cara mudah dalam belajar:
  • Gunakan gambar, diagram, peta, warna, grafik computer
  • Buat coretan symbol
  • Padukan seni dengan mata pelajaran lain
  • Gunakan peta belajar atau mind map
  • Lakukan visualisasi
  • Nonton atau buat video
  • Gunakan ekspresi wajah
  • Pindah ruangan untuk mendapat perspektif yang berbeda
  • Buat pengelompokkan

4. Kecerdasan  Kinestetik

Kecerdasan  kinestetik ini merupakan keahlian menggunakan seluruh tubuh untuk menyampaikan ide dan perasaan, dan keterampilan menggunakan tangan untuk menciptakan atau mengubah suatu bentuk. 

Kecerdasan ini meliputi kemampuan fisik yang khusus, seperti koordinasi, keseimbangan, keterampilan, kekuatan, kelenturan, dan kecepatan maupun kemampuan menerima rangsangan panca indera.

Ciri-cirinya dapat dilihat pada individu yang menyukai hal-hal di bawah ini:
  • Mengekspresikan dalam mimik atau gaya
  • Atletik
  • Menari dan menata tari
  • Kuat dan terampil dalam motorik halus
  • Koordinasi tangan dan mata
  • Motorik kasar dan daya tahan
  • Mudah belajar dengan melakukan
  • Mudah memanipulasikan benda-benda (dengan tangannya)
  • Membuat gerak-gerik yang anggun
  • Pandai menggunakan bahasa tubuh
Tokoh-tokoh yang terkenal antara lain : Michael Jordan, Martha Graham (penari balet), Susi Susanti.
Kecerdasan Kinestetik lazim dijumpai pada penari, aktor, atlet, penemu, ahli mimik/ekspresi, ahli bedah, karateka, pembalap, pekerja luar, dan montir.

Cara mudah dalam belajar
  • Gunakan latihan fisik
  • Gunakan tarian, gerak dan drama
  • Gunakan manipulasi dalam ilmu alam, matematika
  • Lakukan perubahan tata kelas
  • Padukan gerak dengan semua mata pelajaran
  • Gunakan model, mesin, lego, kerajinan tangan
  • Lakukan perjalanan lapangan
  • Lakukan permainan kelas
  • Bertepuk, ketukan kaki, loncat.

5. Kecerdasan Musikal

Kecerdasan Musical adalah kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik. 

Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme, melodi dan timbre dari music yang didengar.Musik ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan kemampuan matematika dan ilmu sains dalam diri seseorang.

Ciri-cirinya dapat dilihat pada individu yang menyukai hal-hal di bawah ini:
  • Menyusun/mengarang melodi dan lirik
  • Bernyanyi kecil, menyanyi dan bersiul
  • Mudah mengenal ritme
  • Belajar dan mengingat dengan irama, lirik
  • Menyukai mendengarkan dan mengapresiasi musik
  • Memainkan instrumen musik
  • Mengenali bunyi instrument
  • Mampu membaca musik (not balok, dll)
  • Mengetukkan tangan, kaki
  • Memahami struktur musik
Kecerdasan Musikal lazim dijumpai pada pemain drama, penggubah lagu, konduktor, penikmat musik, penata rekaman, pembuat instrumen musik, penyelaras piano, dan budayawan tradisional (tanpa bahasa tulis). Tokoh-tokoh yang terkenal diantaranya Stevie Wonder, Melly Goeslow, Titik Puspa, Rhoma Irama.

Cara Mudah Dalam Belajar:
  • Bermain alat music
  • Belajar lewat lagu
  • Gunakan konser aktif dan pasif
  • Iringi dengan music
  • Bergabung dengan paduan suara
  • Menulis music
  • Padukan musik dengan bidang lain
  • Ubah suasana hati dengan music
  • Mengarang musik di computer

6. Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain. Peka pada ekpresi wajah, suara dan gerakan tubuh orang lain dan ia mampu memberikan respon secara efektif dalam berkomunikasi.

Kecerdasan ini juga mampu untuk masuk ke dalam diri orang lain, mengerti dunia orang lain, mengerti pandangan, sikap orang lain dan umumnya dapat memimpin kelompok. 

Ciri-cirinya dapat dilihat pada individu yang menyukai hal-hal di bawah ini:
  • Mengasuh dan mendidik orang lain
  • Berkomunikasi
  • Berinteraksi
  • Berempati dan bersimpati
  • Memimpin dan mengorganisasikan kelompok
  • Berteman
  • Menyelesaikan dan menjadi mediator konflik
  • Menghormati pendapat dan hak orang lain
  • Melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang
  • Sensitif atau peka pada minat dan motif orang lain
  • Kerjasama dalam tim
Kecerdasan Interpersonal lazim dijumpai pada politisi, guru, pemimpin religious, penasehat, psikolog, penjual, manajer, relasi publik. dan orang yang senang bergaul. Tokoh-tokoh yang terkenal antara lain: Abraham Lincoln dan Mahatma Gadhi.

Cara mudah dalam belajar:
  • Belajar bersama
  • Beri kesempatan untuk sosialisasi
  • Kegiatan “sharing” (berbagi)
  • Gunakan ketrampilan berhubungan dan komunikas
  • Permainan percakapan
  • Adakan pesta dan perayaan belajar
  • Permainan “cari jawaban” dari orang lain
  • Kerja kelompok
  • Ajari orang lain
  • Gunakan sebab akibat

7. Kecerdasan Intrapersonal 

Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan yang berkaitan dengan pengetahuan akan diri sendiri dan kemampuan untuk bertindak secara adaptif berdasar pengenalan diri tersebut. 

Ciri-cirinya dapat dilihat pada individu yang menyukai hal-hal di bawah ini,
  • Berfantasi, “bermimpi”
  • Menjelaskan tata nilai dan kepercayaan
  • Mengontrol perasaan
  • Mengembangkan keyakinan dan opini yang berbeda
  • Menyukai waktu untuk menyendiri, berpikir, dan merenung
  • Introspeksi
  • Mengetahui dan mengelola minat dan perasaan
  • Mengetahui kekuatan dan kelemahan diri
  • Memotivasi diri
  • Mematok tujuan diri yang realistis
  • Memahami konflik dan motivasi diri
Kecerdasan Intrapersonal lazim dijumpai pada: novelis, penasihat, orang tua bijak, filosof, guru serta orang dengan kesadaran diri dalam. Tokoh-tokoh yang terkenal antara lain : K.H. Muhammad Dahlan, K.H. Hasyim Asyari.

Cara Mudah Dalam Belajar
  • Lakukan pembicaraan “dari hati ke hati”
  • Lakukan pengembangan diri untuk mendobrak rintangan belajar
  • Lakukan tanya jawab
  • Beri waktu untuk refleksi
  • Studi mandiri
  • Dengarkan intuisi anda
  • Diskusikan, refleksikan atau tulis apa yang dialami dan dirasakan
  • Buat catatan harian atau jurnal
  • Kontrol proses belajar diri sendiri

8. Kecerdasan Natural

Kecerdasan natural merupakan kemampuan mengenali dan mengkategorikan hewan atau tumbuhan di lingkungan sekitar.Kecerdasan ini meliputi kepekaan pada gejala alam, seperti cuaca, bentuk awan, dan gunung gunung.

Ciri-cirinya dapat dilihat pada individu yang menyukai hal-hal di bawah ini:
  • Menganalisis persamaan dan perbedaan
  • Menyukai tumbuhan dan hewan
  • Mengklasifikasi flora dan fauna
  • Mengoleksi flora dan fauna
  • Menemukan pola dalam alam
  • Mengidentifikasi pola dalam alam
  • Melihat sesuatu dalam alam secara detil
  • Meramal cuaca
  • Menjaga lingkungan
  • Mengenali berbagai spesies
  • Memahami ketergantungan lingkungan
  • Melatih dan menjinakkan hewan
Kecerdasan Natural lazim dijumpai pada petani, aktivis Green Peace, ahli botani dan biologi, sert ahli lingkungan hidup.

Cara mudah dalam belajar yaitu belajar di udara terbuka, langsung menggunakan materi alam, hadirkan harmonisasi dengan unsur alam.

Penulis: Dzikri Khasnudin


0 Response to "8 Jenis Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence) Menurut Howard Gardner"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel